Posted by: PKBM26 | 1 April 2009

Puisi-puisi Rachadian Saputra

Pusi-puisi Rachadian Saputra, warga belajar Kejar Paket B setara SMP PKBM Negeri 26 Bintaro sangat menarik. Berkisah seputar perasaan hati bernama cinta pada hubungan yang bernilai rohani baik antara si dia maupun dengan Sang Pencipta. Juga sebuah pemaknaan tak berdayanya sebuah kehidupan tanpa cinta. Bahkan tulangpun bisa remuk tanpa cinta itu sendiri. Dari empat buah puisi yang dikirim via email ini, Rachadian mengawali untuk mengisi blog ini dengan karya sastra warga belajar di PKBM 26 Bintaro. Ditunggu karya selanjutnya!

Mencintai-Mu

Jika aku jatuh cinta
Cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya kepada-Mu
Agar bertambah kekuatanku untuk mencintai-Mu

Jika aku jatuh cinta
Jagalah cintaku padanya
Agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Jika aku jatuh hati
Izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang tertaut pada-Mu
Agar aku tidak jatuh dalam jurang cinta semu

Jika aku jatuh hati
Jagalah hatiku padanya
Jgar tidak berpaling dari hati-Mu

Ya Tuhan.. Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu
Untuk selalu mencintai-Mu
Mencintai orang-orang yang mencintai-Mu
Dan amal perbuatan yang dapat menhantarkan aku untuk mencintai-Mu
________________________________________________________________


GADISKU

Gadisku.. Dalam termangu aku masih menyebut namamu
Biar susah sungguh’ mengingatmu penuh seluruh
Dalam hening malam sunyi kurindu kenang dirimu
Kurindu kenang senyum manismu
Kurindu kenang sentuhan bibirmu

Gadisku.. Laksana sedap malam kau harumkan mimpi-mimpiku
Laksana bulan dan bintang kau terangi hati dan jiwaku

Gadisku.. Kini aku remuk
Aku hilang bentuk
Aku bagai sesosok bayang-bayang yang tak berwujud

Gadisku.. Hanya di pintumu aku mengetuk
Aku tak bisa berpaling darimu
_________________________________________________________________

SEPI

Sepi merambah malam
Sepi senyap dan sunyi
Dunia hampa tak berudara
Sesak.. Aku tercekik bacin menyengat

Sukmaku terbang dalam kekosongan
Pudar dalam renungan
Kuratapi dinding-dinding buta
Tak satupun kudapat jawaban darimu

Sepi memangut
Sepi menekan mendesak
Sepi.. Bathinku menggores luka mendalam dihati
________________________________________________________________

CINTA

Engkau laksana bulan penghias malam
Engkau bulan Aku malam
Sunyi dan sepi
Penuh kejujuran Penuh keindahan
Tak ada kebohongan Tak ada kesombongan
Engkau nafasku dan aku nyawamu
Bersama kita terjaga dalam cinta
Hatimu.. Hatiku
Jiwamu.. Jiwaku
Indah dan syahdu

Dan sebagai pelengkap rinduku padamu
Kubisikan satu kata untukmu
“Aku Cinta Padamu”
_______________________________________________________________

Rachadian Saputra


Responses

  1. two thumb to Rachadian Saputra…
    keep writing n reading…

    —————
    ## Terima kasih mas PKBM 27 heheeh (ini pak Agus yah)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: